Setiap maunisa pasti ingin diperlakukan adil Dalam hidup dan kehidupannya ,tetapi terkadang kenyataan itu hanyalah sebuah kata-kata saja,di9zaman sekarang ini keadilan yang hakiki susah dicari,ada tetapi sangatlah sedikit,untuknsekaramg ini keadilan bisa dibeli dengan materi,karena ,keadilan yang benar hanyalaah milik Sang Pencipta..
Keadilan adalah pengakuan atas perbuatan
yang seimbang, pengakuan secara kata dan sikap antara hak dan
kewajiban. Setiap dari kita “manusia” memiliki itu “hak dan kewajiban”,
dimana hak yang dituntut haruslah seimbang dengan kewajiban yang telah
dilakukan sehingga terjalin harmonisasi dalam perwujudan keadilan itu
sendiri.
Keadilan pada dasarnya merupakan sebuah
kebutuhan mutlak bagi setiap manusia dibumi ini dan tidak akan mungkin
dapat dipisahkan dari kehidupan.
Oleh karena itulah, bisa disimpulkan bahwa keadilan dan kezaliman bisa muncul karena adanya beberapa faktor, diantaranya: Faktor ekonomi. Setiap berhak hidup
layah dan membahagiakan dirinya. Terkadang untuk mewujudkan hal
tersebut kita sebagai mahluk lemah, tempat salah dan dosa, sangat rentan
sekali dengan hal – hal pintas dalam merealisasikan apa yang kita
inginkan dan pikirkan. Menghalalkan segala cara untuk mencapai sebuah
tujuan semu tanpa melihat orang lain disekelilingnya.
2. Faktor Peradaban dan Kebudayaan
sangat mempengaruhi dari sikapdan mentalitas individu yang terdapat
didalamnya “system kebudayaan” meski terkadang halini tidak selalu
mutlak. Keadilan dan kecurangan merupakan sikap mental yang membutuhkan
keberanian dan sportifitas. Pergeseran moral saat ini memicu terjadinya
pergeseran nurani hamper pada setiapindividu didalamnya sehingga
sangat sulit sekali untuk menentukan dan bahkan menegakan keadilan.
3. Teknis. Hal ini juga dapat
menentukan arah kebijakan bahkan keadilan itu sendiri. Terkadang untuk
dapat bersikapadil,kita pun mengedepankan aspek perasaan atau
kekeluargaan sehingga sangat sulit sekali untuk dilakukan. Atau bahkan
mempertahankan keadilan kita sendiri harus bersikap salah dan berkata
bohong agar tidak melukai perasaan orang lain. Dengan kata lian kita
sebagai bangsa timur yang sangat sopan dan santun.
4. dan lain sebagainya.
Keadilan dan kecurangaan atau
ketidakadilan tidak akan dapat berjalan dalam waktu bersamaan karena
kedua sangat bertolak belakang dan berseberangan.
Seperti halnya dengan negara kita ini dan boleh dibilng sedang mengalami krisis keadailan
negara
ini membutuhkan keadilan untuk bisa menata kembali kehidupan
bernegaranya. Dalam berbagai tayangan di televise,media masa,internet dapat kita lihat bahwa
betapa tidak ada jaminan kepastian akan hukum dan keadilan dalam
berbagi ruang di negara kita, contoh kasus yang begitu menarik kita
dalah mqasalah
Nunun yang terlibat kasus korupsi penahanan yang sebenarnya belum jelas dan tidak perlu untuk dilakukan
penahanan.
kasus penggelapan pajak oleh Gayus tambunan.
Padahal sempat kasus ini
menjadi top dalam berita dari semua pemberitaan di setiap media. Apakah
selalu begini yang terjadi di indonesia ? mengapa kita
tidak pernah tuntas dalam menyelesaikan sebuah permasalahan ?
Pertanyaan
saya semakin berlanjut bila saya ingat kembali beberapa kasus yang
sempat menarik perhatian khalayak, yaitu kasus dimana ada seseorang
nenek yang terpaksa mencuri dua buah piring ditempat majikannya dan dengan mudahnya langsung
dipenjarakan. Lalu ada juga kasus gara gara mencuri tanaman bawang dikebun tetangganya,dan padahal jika diitung-itung tak seberapa. Apakah ini yang disebut adil ?
pembenahan seperti apakah yang harus kita lakukan agar keadilan
benar-benar bisa ditegakkan ?
Kasus-kasus
kecil begitu mudahnya diselesaikan, walaupun terkesan kurang adil, dan
berlebihan. Sementara orang-orang dengan kasus yang begitu besar, tidak
terselesaikan, Sepertinya dinegara kita membutuhkan pemimpin yang bukan
hanya tegas, tetapi bisa mensinergiskan semua kekuatan yang ada, baik
dari kekuatan politik, militer, dan kekuatan yang bersal dari aspirasi
masyarakat sehingga fokus pada pembenahan tidak terpecah.,dan negara menjadi aman ,maju,sejahtera...
Kesimpulan
Keadilan
meruapakan pengakuan dan perbuatan yang seimbang antara hak dan
kewajiban, tidak semihak sebelah ataupun tidak sewenang-wenang.
Kejujuran
berarti apa yang dikatakan seseorang itu sesuai dengan hati nuraninya
dan kenyataan yang benar. Kecurangan apa yang dilakukanya tidak sesuai
dengan hati nuraninya. Pembalasan suatu reaksi atas perbuatan orang
lain, baik berupa perbuatan yang serupa ataupun tidak.
Saran-saran
Janganlah
kalian berlaku tidak adil terhadap orang lain. Karena dengan berlaku
adil bisa akan mencapai ketentraman dan kemakmuran antar sesama manusia.
Saat aku membuka mataku, ku tak percaya bahwa itu benar benar ada Aku masih tak percaya , Tetapi aku sadar bahwa keindahan itu benar-benar ada di depanku Ada sebuah keindahan yang akan engkau miliki disuatu hari nanti
Keindahan yang tak akan dapat engkau pahami hanya dengan menatapnya Keindahan yang tak akan dapat engkau hiasi hanya dengan menyentuhnya Keindahan ini berada diantara hati dan jiwa. Keindahan ini manusiawi dan mampu engkau tangkap dan genggam dengan kedua telapak tanganmu sendiri.Keindahan ini akan memberimu sebuah bintang yang paling terang di sepanjang waktu yang mengiringi perjalanan hidupmu bersamanya.Keindahan ini akan memberimu arti, dan inilah arti sebuah cinta... dan kamulah salah satu ciptaan tuhan yang terindah...dari jutaan ciptaanya.. kau begitu sempurna dan dimataku kau begitu indah ^^
berbicara tentang penderitaan berarti kita harus tau arti kata
terlebih dahulu. Penderitaan berasal dari kata derita. .Derita artinya sesuatu yang tidak menyenangkan bagi diri kita atau sebuah tekanan. Penderitaan
dapat berupa penderitaan lahir atau batin .
Penderitaan termasuk sebuah kenyataan hidup yang harus diterima oleh manusia,setiap manusi yang hidup didunia ini pasti pernah mengalami penderitaan Intensitas penderitaan
bertingkat-tingkat, ada yang berat, ada yang ringan. Namun peranan
individu juga menentukan berat-tidaknya intensitas penderitaan. Suatu
peristiwa yang dianggap penderitaan oleh seseorang belum tentu merupakan
penderitaan bagi orang lain. Dapat pula suatu penderitaan merupakan
energi untuk bangkit kembali bagi seseorang, atau sebagai langkah awal
untuk mencpai kenikmatan dan kebahagiaan.
Siksaan
Siksaan dapat
diartikan sebagai tekanan dan dapat juga
berupa siksaan jiwa atau rokhani. Akiab siksaan yang dialami
seseorang, timbullah penderitaan. Siksaan yang sifatnya psikis bisa
berupa : kebimbangan, kesepian, ketakutan/trauma. Ketakutan
yang berlebih-lebihan yang tidak pada tempatnya disebut phobia.banyak
sebab yang menjadikan seseorang merasa ketakutan antara lain : claustrophobia
dan agoraphobia, gamang, ketakutan, keakitan, kegagalan,trauma. Para
ahli ilmu jiwa cenderung berpendapat bahwa phobia adalah suatu gejala
dari suatu problema psikologis yang dalam, yang harus ditemukan,
dihadapi, dan ditaklukan sebelum phobianya akan hilang. Sebaliknya
ahli-ahli yang merawat tingkah laku percaya bahwa suatu phobia
adalah problemnya dan tidak perlu menemukan sebab-sebabnya supaya
mendapatkan perawatan dan pengobatan. Kebanyakan ahli setuju bahwa
tekanan dan ketegangan disebabkan oleh karena si penderita hidup dalam
keadaan ketakutan terus menerus, membuat keadaan si penderita sepuluh
kali lebih parah.
Kekalutan
Mental
Penderitaan batin
dalam ilmu psikologi dikenal sebagai kekalutan mental.
Secara lebih sederhana kekalutan mental adalah gangguan kejiwaan akibat
ketidakmampuan seseorang menghadapi persoalan yang harus diatasi
sehingga yang bersangkutan bertingkah laku secara kurang wajar. Gejala
permulaan bagi seseorang yang mengalami kekalutan mental adalah :
nampak
pada jasmani yang sering merasakan pusing, sesak napas, demam,
nyeri pada lambung
nampak pada
kejiwaannya dengan rasa cemas, ketakutan, patah hati, apatis,
cemburu, mudah marah
Tahap-tahap gangguan kejiwaan adalah :
gangguan kejiwaan nampak pada gejala-gejala kehidupan si
penderita bisa jasmana maupun rokhani
usaha
mempertahankan diri dengan cara negative
Kekalutan
merupakan titik patah (mental breakdown) dan yang bersangkutan mengalam
gangguan
Sebab-sebab timbulnya kekalutan mental :
Kepribadian yang lemah akibat kondisi jasmani atau mental
yang kurang sempurna
terjadinya
konflik sosial budaya
cara pematangan
batin yang salah dengan memberikan reaksi yang berlebihan terhadap
kehidupan sosial
Proses
kekalutan mental yang dialami seseorang mendorongnya kearah positif dan
negative. Posotf; trauma jiwa yang dialami dijawab dengan baik sebgai
usaha agar tetap survey dalam hidup, misalnya melakukan sholat tahajut,
ataupun melakukan kegiatan yang positif setelah kejatuhan dalam
hidupnya. Negatif; trauma yang dialami diperlarutkan sehingga yang
bersangkutan mengalami fustasi, yaitu tekanan batin akibat tidak
tercapainya apa yang diinginkan. Bentuk fustasi antara lain :
agresi
berupa kamarahan yang meluap-luap akibat emosi yang tak terkendali
dan secara fisik berakibat mudah terjadi hypertensi atau tindakan
sadis yang dapat membahayakan orang sekitarnya
regresi adalah
kembali pada pola perilaku yang primitive atau kekanak-kanakan
fiksasi; adalah
peletakan pembatasan pada satu pola yang sama (tetap) misalnya
dengan membisu
proyeksi;
merupakan usaha melemparkan atau memproyeksikan kelemahan dan
sikap-sikap sendiri yang negative kepada orang lain
Identifikasi;
adalah menyamakan diri dengan seseorang yang sukses dalam imaginasinya
narsisme; adalah
self love yang berlebihan sehingga yang bersangkutan merasa dirinya
lebih superior dari paa orang lain
autisme; ialah
menutup diri secara total dari dunia riil, tidak mau berkomunikasi
dengan orang lain, ia puas dengan fantasinya sendiri yagn dapat menjurus
ke sifat yang sinting.
Penderitaan kekalutan mental banyak terdapat
dalam lingkungan seperti :
kota – kota besar
remaja
wanita
orang yang tidak
beragama
orang yang
terlalu mengejar materi
Apabila kita kelompokkan secara sederhana
berdasarkan sebab-sebab timbulnya penderitaan, maka penderitaan manusia
dapat diperinci sebagai berikut :
Penderitaan yang timbul karena perbuatan buruk manusia
Penderitaan yang
timbul karena penyakit, siksaan/azab Tuhan
Orang yang
mengalami penderitaan mungkin akan memperoleh pengaruh bermacam-macam
dan sikap dalam dirinya. Sikap yang timbul dapat berupa sikap positif
ataupun sikap negative. Sikap negative misalnya penyesalan karena tidak
bahagia, sikap kecewa, putus asa, atau ingin bunuh diri. Kelanjutan
dari sikap negatif ini dapat timbul sikap anti, patah semangat, dan sebagainya. Sikap
positif yaitu sikap optimis menganggap penderitaan itu adalah sebuah rintangan yang harus diselesaikan,hidup tanpa rintangan tidak menyenangkan.dan biasanya oran yang beroptimisme pada sebuah rintangan itu dan dia berkata dalam hatinya aku pasti bisa..maka itulah tanda2 orang sukses dihari yang akan datang.
Kesimpulan saya : Tentang materi manusia dan penderitaan ini adalah bahwa kehidupan manusian tidaklah hanya ada penderitaan dan kepedihan yang mewarnai hidup ini tetapi ada juga kebahagiaan yang selalu menyelimuti,kehidupan ini bagaikan roda yang berputar,tidak selamanya dibawah dan tidak juga selamanya diatas dan yang terpenting dari hal ini adalah mengambil kesimpulan yang positif dan menjadikan sebagai suatu pengalaman berharga dalam menalani hidup ini..
Saran : untuk lebih mudah menerima segala kesedihan dan penderitaan hdup kita harus lebih mendekatkan diri kepada allah swt berserah diri dan menerima segala sesuatu yang ada dengan selalu bersyukur,selalu pandanglah kebawah untuk lebih mensyukuri nikmat yang telah diberikan kepada sang maha pencipta,masih banyak orang yang kurang beruntung dibanding kita dan selalu tanamkan sikap positif didalam diri kita,bahwa setiap ada masalah pasti ada jalan keluar.
Suku Papua adalah suku-suku yang tinggal di pulau Papua, mereka satu
rumpun dengan penduduk Benua Australia Asli.
Sedangkan Papua adalah sebuah provinsi di Indonesia yang terletak di
pulau Nugini bagian barat atau west New Guinea.
Papua juga sering disebut sebagai Papua Barat karena Papua bisa
merujuk kepada seluruh pulau Nugini termasuk belahan timur negara
tetangga, east New Guinea atau Papua Nugini. Papua Barat adalah sebutan
yang lebih disukai para nasionalis yang ingin memisahkan diri dari
Indonesia dan membentuk negara sendiri. Provinsi ini dulu dikenal dengan
panggilan Irian Barat sejak tahun 1969 hingga 1973, namanya kemudian
diganti menjadi Irian Jaya oleh Soeharto pada saat meresmikan tambang
tembaga dan emas Freeport, nama yang tetap digunakan secara resmi hingga
tahun 2002. Nama provinsi ini diganti menjadi 'Papua' sesuai UU No
21/2001 Otonomi Khusus Papua. Pada masa era kolonial Belanda, daerah ini
disebut Nugini Belanda (Dutch New Guinea).
Kata Papua sendiri berasal dari bahasa melayu yang berarti rambut
keriting, sebuah gambaran yang mengacu pada penampilan fisik suku-suku
asli.
Pada tahun 2004, disertai oleh berbagai protes, Papua dibagi menjadi
dua provinsi oleh pemerintah Indonesia; bagian timur tetap memakai nama
'Papua' sedangkan bagian baratnya menjadi Irian Jaya Barat
BURUNG
CENDERAWASIH
Burung-burung cendrawasih merupakan anggota famili Paradisaeidae dari
ordo Passeriformes. Mereka ditemukan di Indonesia timur, pulau-pulau
selat Torres, Papua Nugini, dan Australia timur. Burung anggota keluarga
ini dikenal karena bulu burung jantan pada banyak jenisnya, terutama
bulu yang sangat memanjang dan rumit yang tumbuh dari paruh, sayap atau
kepalanya. Ukuran burung cendrawasih mulai dari Cendrawasih Raja pada 50
gram dan 15 cm hingga Cendrawasih Paruh-sabit Hitam pada 110 cm dan
Cendrawasih Manukod Jambul-bergulung pada 430 gram.
Burung cendrawasih yang paling terkenal adalah anggota genus Paradisaea,
termasuk spesies tipenya, cendrawasih kuning besar, Paradisaea apoda.
Jenis ini dideskripsikan dari spesimen yang dibawa ke Eropa dari
ekpedisi dagang. Spesimen ini disiapkan oleh pedagang pribumi dengan
membuang sayap dan kakinya agar dapat dijadikan hiasan. Hal ini tidak
diketahui oleh para penjelajah dan menimbulkan kepercayaan bahwa burung
ini tidak pernah mendarat namun tetap berada di udara karena
bulu-bulunya. Inilah asal mula nama bird of paradise ('burung surga'
oleh orang Inggris) dan nama jenis apoda - yang berarti 'tak berkaki'.
Banyak jenis mempunyai ritual ka-win yang rumit, dengan sistem ka-win
jenis-jenis Paradisaea adalah burung-burung jantan berkumpul untuk
bersaing memperlihatkan keelokannya pada burung betina agar dapat
ka-win. Sementara jenis lain seperti jenis-jenis Cicinnurus dan Parotia
memiliki tari perka-winan yang beraturan. Burung jantan pada jenis yang
dimorfik seksual bersifat poligami. Banyak burung hibrida yang
dideskripsikan sebagai jenis baru, dan beberapa spesies diragukan
kevalidannya.
Jumlah telurnya agak kurang pasti. Pada jenis besar, mungkin hampir
selalu satu telur. Jenis kecil dapat menghasilkan sebanyak 2-3 telur
(Mackay 1990).
KOTEKAkoteka adalah : lambang atau logo dari pada orang papua, bahan dasarnya
dari tumbuh-tumbuhan, namadalam bahasa daerah suku dani disebut
{horim. orang papua yang berada di pengunungan memakai koteka/horim.
Koteka, horim, atau zakar sarung secara tradisional dipakai oleh
beberapa penduduk pria yang asli papua (sebagian besar highland)
kelompok-kelompok new Guinea untuk menutupi kemaluan mereka. Mereka
biasanya dibuat dari labu kering ke luar, walaupun lain spesies, seperti
Nepenthes mirabilis, juga dipakai. Mereka dipegang di tempatnya di
samping ikalan kecil serat yang disambungkan ke pangkalan koteka dan
ditempatkan seputar kantung kemaluan. Ada putaran sekunder yang
ditempatkan seputar dada atau perut dan lekat pada kumpulan utama
koteka. Laki-laki pilih koteka mirip yang dipakai oleh laki-laki lain di
kelompok kebudayaan mereka. Misalnya, laki-laki Yali mendahulukan
panjang, tipis koteka, yang menolong mengangkat gelindingan rotan lipat
ganda yang dipakai seputar pinggang mereka. Laki-laki dari daerah
kabupaten jayawijaya distrik Tiom memakai labu ganda, yang diangkat
dengan sehelai tarik kain, dan penggunaan angkasa di antara kedua labu
karena memajukan barang kecil seperti uang dan tembakau.
Masyarakat papua new gunea dengan masyarakat papua barat yang berada di
daerah pengunungan pada umumnya laki-laki memakai pakaian koteka
(horim), kenapa masyarakat papua itu cenderung memakai koteka, soalnya
orang papua itu sudah menjadi budaya untuk memakai dengan koteka, tidak
pernah masyarakat papua itu merasa malu ketika memakai koteka (horim).
masyarakat merasa nyaman memakai koteka dari pada memakai pakaia
KASUARI
Ada yang sedikit berbeda dari unggas yang satu ini. Walaupun termasuk
kelompok unggas, ternyata kasuari tidak bisa terbang layaknya
unggas-uanggas yang lain. Kasuari hidup dengan memakan buah-buahan yang
jatuh dari pohon dan buah yang bergelayut di dahan rendah. Selain itu,
jamur, serangga, katak, ular, dan binatang kecil lainnya juga disukai
kasuari.
Habitatnya juga unik. Dari sekian banyak daerah, Papua satu-satunya
daerah tempat tumbuh hewan yang satu ini. Tepatnya di Pulau Yapen,
Batanta dan Salawati, masih sekitar kawasan Papua. Biasanya Kasuari
hidup di dataran rendah dan rawah.
Telor Kasuari
Kasuari mempunyai tinggi 1,5 sampai 1,8 meter. Beratnya 60 kilogram.
Apabila kita bandingkan, kasuari betina lebih berat dari kasuari jantan.
Warna tubuh kasuari betina juga lebih beragam dibandingkan kasuari
jantan. Lari kasuari bisa mencapai 50 km perjam dan lompatannya bisa
mencapai satu setengah meter. Selain itu kasuari juga pandai berenang.
Di bagian kepala kasuari terdapat tulang semacam mahkota sebagai ciri
khas. Tulang ini berfungsi sebagai senjata pemotong ranting kala kasuari
berjalan melintasi semak. Dan hanya Kasuari burung yang mempunyai
senjata. Tapi jangan salah, hewan ini juga pemalu.
Papeda
PAPEDA
Papeda atau bubur sagu, merupakan makanan pokok masyarakat Maluku dan
Papua. Makanan ini terdapat di hampir semua daerah di Maluku dan Papua.
Papeda dibuat dari tepung sagu. Pembuatnya para penduduk di pedalaman
Papua. Tepung sagu dibuat dengan cara menokok batang sagu. Pohon yang
bagus untuk dibuat sagu adalah pohon yang berumur antara tiga hingga
lima tahun.
Mula-mula pokok sagu dipotong. Lalu bonggolnya diperas hingga sari
patinya keluar. Dari sari pati ini diperoleh tepung sagu murni yang siap
diolah. Tepung sagu kemudian disimpan di dalam alat yang disebut
tumang.
Papeda biasanya disantap bersama kuah kuning, yang terbuat dari ikan
tongkol atau ikan mubara dan dibumbui kunyit dan jeruk nipis.
Buah Matoa
BUAH MATOA
Matoa (Pometia pinnata) adalah tanaman khas Papua, termasuk ke dalam
famili Sapindaceae. Pohon matoa dapat tumbuh tinggi dan memiliki kayu
yang cukup keras. Rasa buahnya adalah campuran antara rambutan, durian,
dan kelengkeng. Buahnya berbentuk lonjong dan seukuran buah pinang
(keluarga Palem), ketika muda berwarna hijau dan setelah matang berwarna
hijau kekuningan.
Tumbuhan ini adalah flora identitas Provinsi Papua Barat.
Perkembangbiakan
Tanaman ini mudah diperbanyak/dikembangbiakkan melalui biji, dan cara
lain seperti cangkok serta okulasi. Matoa tumbuh di daerah yang sejuk
atau dengan kata lain lebih mudah tumbuh di daerah dataran tinggi,
meskipun dapat pula tumbuh di dataran rendah.
Buah ini merupakan buah musiman yang berbuah pada bulan september -
oktober. Rasa buah ini manis seperti buah rambuatan atau buah
kelengkeng.
Pohon matoa tumbuh tinggi, dan kayu nya bisa untuk mebel atau kusen -
kusen rumah.
Kalau ingin merasakan buah ini bisa langsung berkunjung ke Papua pada
setiap bulan musim buah ini.
Tradisi Makan Pinang
Hanya
ada Di Papua | Only in Papua
Tradisi Makan Pinang di Papua
Dilarang makan pinang. Stiker seperti itu sudah umum ditemukan di
Bandara Sentani Jayapura, Papua. Larangan seperti itu diperlukan karena
kegemaran saudara-saudara kita di Papua mengonsumsi pinang yang
menghasilkan air ludah berwarna merah itu bisa membuat lingkungan
Bandara Sentani menjadi sangat jorok.
Mereka yang makan pinang ditambah campuran lainnya, sama seperti orang
makan sirih yang menghasilkan air ludah berwarna merah. Biasanya air
ludah itu dimuntahkan begitu saja di jalan, atau di mana saja. Bisa
dibayangkan kalau air ludah itu dibuang di terminal Bandara Sentani maka
semua lantai akan berwarna merah, dinding-dinding juga berwarna merah
akibat air ludah yang berwarna merah itu.
Jalan-jalan di sekitar terminal Bandara, atau di Kota Jayapura sendiri
sebagian memang berwarna merah karena masyarakat dengan seenaknya
membuang ludah di jalan atau tempat-tempat lainnya. Kesan jorok pasti
terasa, dan kalau tahu penyebab warna merah itu adalah air ludah, maka
kita akan hati-hati melangkah agar tidak menginjaknya.
Ada yang mengatakan, ludah berwarna merah itu tidak hanya dibuang di
jalan, tapi kadang-kadang dengan sengaja dibuang ke bangunan yang baru
dicat, atau lantai yang baru dibangun di sebuah bangunan baru. Yang bisa
dilakukan hanyalah menempel stiker seperti larangan makan pinang itu.
Dan itu pun rasanya belum tepat karena yang dilarang seharusnya membuang
air ludah sembarangan, bukan tradisi makan pinang itu.
Kebiasaan membuang ludah hasil makan pinang itu sama seperti yang
terjadi di Myanmar. Penduduk di sana juga terbiasa makan sirih yang
dijual di pinggir jalan. Seperti merokok, setiap orang dapat membeli
sirih untuk sekali makan. Karena itu, jangan heran di Myanmar
jalan-jalan penuh dengan warna merah karena ludah berwarna merah dibuang
sembarangan di jalan-jalan.
Kesan yang timbul mengunjungi Bandara Sentani memang sangat tidak
nyaman. Semua toilet yang ada di Bandara itu dalam keadaan rusak, walau
kata petugasnya sedang direnovasi. Toilet yang ada di terminal
kedatangan, dan kebarangkatan semuanya tergenang air. Apalagi yang
berada di luar terminal, semua toiletnya sedang ditutup karena alasan
sedang dalam perbaikan. Kita khawatir genangan air yang ada di toilet
itu selain air kencing dan air lainnya, pasti di dalamnya juga tercampur
dengan air ludah yang berwarna merah dari pemakan pinang tersebut.
Dan lebih tidak menarik lagi di hampir semua Bandara di Papua, banyak
anggota masyarakat yang bisa masuk sampai ke pinggir landasan tempat
pesawat parkir, seperti di Bandara Sentani. Petugas memang berusaha
untuk mencegah mereka masuk dan menghalau mereka untuk keluar dari
daerah yang sebenarnya tertutup tersebut. Tapi mereka tetap tidak mau
keluar dari lingkungan yang terbatas tersebut. Bagaimana faktor
keselamatan penerbangan dengan adanya kelonggaran seperti itu.
Pemerintah memang telah berusaha memberikan yang terbaik bagi
masyarakat, dan masyarakat juga sebenarnya harus menjaga dan memelihara
apa yang telah dibangun oleh pemerintah tersebut. Kita juga harus
menjaga kebersihan lingkungan kita, apalagi Papua merupakan salah satu
tujuan wisatawan mancanegara, sehingga harus kita jaga kebersihannya
dengan tidak membuang ludah sembarangan.
MUSAMUS (Sarang Semut)
MUSAMUS
Rumah Semut begitu orang menyebutnya, padahal Musamus begitu sebutan
penduduk lokal merupakan “istana” yang dibangun oleh koloni rayap.
Menggunakan campuran dari rumput kering sebagai bahan utama dan liur
sebagai semen untuk merekatkannya, dibutuhkan waktu yang cukup lama
untuk membangun istana rayap ini. Keistimewaan dari rumah rayap ini adah
rancangan ventilasinya yang berupa lorong-lorong yang membantu
melindungi dari air hujan, dan membantu melepas panas ke udara ketika
musim panas tiba. Karena berbagai keistimawaan yang dipunyainya, maka
tidak heran musamus dijadikan lambang daerah Kabupaten Merauke. Musamus
ini hanya dapat ditemukan di beberapa tempat di dunia, dan untuk di
Indonesia mungkin hanya ada di Merauke saja. Kita dapat menemukan
Musamus di Taman Nasional Wasur dan di beberapa wilayah di Kabupaten
Merauke.
Festival Budaya
Lembah Baliem
A. Selayang Pandang
Lembah Baliem, yang terletak di Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua,
merupakan salah satu kawasan yang memiliki daya tarik bagi wisatawan,
baik lokal maupun mancanegara. Satu hal yang membuat Lembah Baliem
terkenal adalah diselenggarakannya Festival Budaya Lembah Baliem, atau
yang lebih dikenal dengan nama Festival Lembah Baliem.
Dalam catatan harian Kompas (8/8/2007), Festival Lembah Baliem pertama
kali digelar pada tahun 1989. Sebelum adanya festival ini, masyarakat di
sekitar Lembah Baliem, yang terdiri dari Suku Dani, Suku Lani, dan Suku
Yali, masih sering melakukan perang antarsuku. Bagi mereka, selain
sudah menjadi tradisi turun temurun, perang juga memiliki makna yang
dalam. Perang bukan sekadar ajang adu kekuatan antarsuku, namun juga
merupakan lambang kesuburan dan kesejahteraan. Menurut kepercayaan
mereka, jika tidak dilakukan perang, jangan harap panen dan ternak babi
akan berhasil.
Untuk menghindari jatuhnya korban dan dendam yang berlarut, sejak dua
puluh tahun silam pemerintah memberlakukan larangan atas perang
antarsuku. Untuk mewadahi tradisi suku-suku di Papua ini, dibuatlah
Festival Lembah Baliem oleh pemerintah, yang menyertakan pesta perang di
dalamnya. Festival Lembah Baliem, berlangsung sekitar tiga hari dan
diselenggarakan pada bulan Agustus. Salah satu alasan pesta ini
diselenggarakan pada bulan tersebut adalah untuk memperingati hari raya
kemerdekaan Republik Indonesia.
Pada perkembangannya, tidak hanya ketiga suku penghuni Lembah Baliem
saja yang mengikuti Festival Lembah Baliem, namun juga suku-suku lainnya
yang tinggal di Kabupaten Jayawijaya dan sekitarnya. Kompas (8/8/2007)
menyebutkan bahwa pada tahun 2007 terdapat sekitar 40 suku yang
mengikuti festival ini. Masing-masing suku ini menggunakan pakaian
tradisional, lengkap dengan lukisan di wajah. Di samping itu, mereka
juga membawa senjata perang seperti tombak, parang, panah, dan juga
pernak pernik perang lainnya.
B. Keistimewaan
Pada Festival Lembah Baliem, atraksi perang antarsuku dimulai dengan
penentuan skenario pemicu perang. Pemicu perang ini dapat berupa
penculikan warga, pembunuhan anak warga, maupun penyerbuan ladang yang
baru dibuka. Adanya pemicu ini, menyebabkan suku lainnya harus ‘membalas
dendam‘, sehingga penyerbuan pun dilakukan. Sementara, pihak lawan akan
bertahan, sehingga pertempuran pun berlangsung dengan seru.
Uniknya, dalam www.cybertravel.cbn.net
disebutkan bahwa atraksi perang ini tidak menjadikan balas dendam atau
permusuhan sebagai tema. Tema yang diusung justru ungkapan yang bernilai
positif, yakni Yogotak Hubuluk Motog Hanorogo (harapan akan hari esok
yang harus lebih baik dari hari ini).
Atraksi tari perang antarsuku ini memang menjadi atraksi utama dalam
setiap penyelenggaraan Festival Lembah Baliem. Kendati demikian, banyak
atraksi lain yang juga sangat menarik untuk ditonton para wisatawan,
seperti pertunjukan Pikon atau alat musik tradisional. Lagu-lagu yang
dimainkan dengan Pikon ini, biasanya mengisahkan tentang kehidupan
manusia. Ada pula Karapan Babi yang juga menjadi salah satu atraksi
menarik dan kerap menimbulkan keriuhan para pengunjung.
Selain atraksi-atraksi di atas, wisatawan juga dapat menyaksikan
perlombaan memanah, melempar sege (melempar tongkat ke target yang telah
ditentukan), puradan (permainan menggulirkan roda dari anyaman rotan),
dan sikoko (permainan melempar pion ke sasaran yang telah ditentukan).
Perlombaan-perlombaan tersebut, selain diikuti oleh para peserta dari
berbagai suku di Kabupaten Jayawiya, juga dapat diikuti oleh para
wisatawan yang hadir saat festival.
C. Lokasi
Festival Lembah Baliem dielenggarakan di Lembah Baliem, Distrik Wamena,
Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua, Indonesia.
D. Akses
Untuk dapat sampai ke Lembah Baliem, pengunjung harus melewati bandara
utama Provinsi Papua, yakni Bandara Sentani. Untuk mencapai Bandara
Sentani, pengunjung dapat mengaksesnya dengan menggunakan maspakai
penerbangan dari Jakarta, Surabaya, ataupun Manado. Setibanya di Bandara
Sentani, pengunjung dapat meneruskan perjalanan dengan pesawat jenis
Hercules ataupun Twin Otter menuju Wamena, Ibu Kota Kabupaten
Jayawijaya.
E. Harga Tiket
Untuk menyaksikan festival ini, wisatawan tidak dipungut biaya apapun. F. Akomodasi dan Fasilitas Lainnya
Di sekitar Distrik Wamena, terdapat beberapa penginapan, bahkan di
antaranya ada yang sudah berkelas internasional. Hal ini dikarenakan
banyaknya turis mancanegara yang sangat tertarik menyaksikan Festival
Lembah Baliem, serta menikmati keindahan alam Lembah Baliem sendiri. Situs Gua Jepang Binsari, Biak
Situs Gua Jepang Binsari di Biak
Obyek wisata ini bernama lengkap Situs Gua Jepang Binsari,merupakan
bukti sejarah terjadinya Perang Dunia II yang terletak di desa Sumberker
Kabupaten Biak Numfor dan dapat ditempuh dengan kendaraan roda dua
maupun roda empat sekitar 3 km sebelah barat kota Biak.
O,ya selain itu masyarakat sekitar Gua Jepang ini juga menyebut gua
jepang sebagai "Abiyau Binzar" yang berarti wanita tua karena menurut
legenda, Gua Jepang ini pernah ditinggali oleh seorang wanita tua
sebelum digunakan oleh tentara Jepang.
Berbeda dengan gua-gua Jepang pada umumnya, gua jepang yang ada di Biak
ini merupakan gua alam yaitu gua yang terbentuk secara alami oleh proses
Hidrologi Karst ( pembentukan lubang oleh aliran air dalam waktu yang
sangat lama ). Gua yang memiliki panjang 3 km ini ditemukan oleh tentara
Jepang pada tahun 1943. Di mana pintu gerbangnya sebagai tempat masuk
tentara Jepang ini terletak di Pantai Parray Desa Parray berbeda dengan
pintu masuk Gua Jepang sekarang yang berada didesa Sumberker. Gua alam
ini kemudian difungsikan sebagai tempat perlindungan, pertahanan maupun
gudang penyimpanan.
Pada bagian atas Gua Jepang ini terdapat lubang yang cukup besar
sehingga membuat keadaan di dalam gua menjadi terang benderang oleh
sinar matahari, konon ceritanya lubang tersebut akibat serangan udara
pesawat US. Yup.... tepatnya pada tanggal 7 Juli 1944, pasukan US di
bawah pimpinan Mc Arthur menyerang gua Jepang yang menjadi tempat
persembunyian tentara Jepang. Selain menjatuhi bom, pasukan Amerika ini
juga menjatuhkan berdrum-drum bahan bakar yang kemudian ditembaki dari
udara. Hal tersebut membuat gua dipenuhi dengan api dan terjadi ledakan
dahsyat berkali - kali. Saking dahsyatnya kebakaran tersebut berlangsung
sampai berbulan-bulan. Dalam serangan tersebut 3.000 tentara Jepang
terkubur dan tewas seketika. Dan untuk mencapai pintu masuk gua, kita
harus menapaki anak tangga yang lumayan banyak banget..lumayan
berkeringat dah..^_^
O,ya di kawasan obyek wisata Gua Jepang ini juga terdapat Museum yang
berisi benda - benda bersejarah, peralatan dan perlengkapan perang
tentara Jepang yang konon ditemukan di dalam Gua Jepang dan sekitarnya
seperti peneng ( kalung dengan liontin yang terbuat dari logam biasanya
berfungsi sebagai tanda pengenal ), helm, granat, pistol, dan masih
banyak lagi deh. Situs Gua Jepang saat ini dikelola oleh Yayasan
Binsari.
Buah Merah
Khasiat Buah Merah
Mengapa buah merah akhir-akhir ini menjadi sangat terkenal? Tentu tidak
lain karena buah merah merah ternyata mempunyai kemampuan untuk membantu
mengobati banyak penyakit.
Jenis-jenis penyakit yang dapat diobati buah merah antara lain:
1. AIDS
Walaupun para ahli telah bertahun-tahun mencoba membuat obat untuk
menyembuhkan AIDS tetap saja obatnya masih belum ditemukan. Mungkin Anda
sendiri merasa tidak percaya mengenai khasiat buah merah yang satu ini.
Namun khasiat buah merah untuk menyembuhkan AIDS sudah terbukti. Salah
satu seorang yang terbebas dari cengkeraman kematian akibat AIDS adalah
Agustina Sawery.
Agustina Sawery sempat menurun berat tubuhnya dari 50 kg menjadi 27 kg.
Ia mengalami infeksi anus, gangguan fungsi hati, mulut bercendawan dan
infeksi paru-paru. Nampaknya Agustina tinggal menunggu jam kematiannya.
Maka dia datang kepada Drs I Made Budi MS.Saat itu Made sudah dikenal
luas di Papua lantaran kerap mengobati penyakit seperti kanker dengan
ekstrak buah merah. Kemudian Agustina diberikan ekstrak buah merah yang
dikonsumsi tiga kali sehari.
Sejak mengkonsumsi buah merah keadaannya mulai membaik. Berat badannya
yang sempat turun sampai menjadi 27 kg mulai meningkat menjadi 46 kg.
Kulitnya yang semua busik menjadi mulus kembali. Rambutnya yang sempat
rontok mulai tumbuh lagi. Agustina menjadi jauh lebih bugar.
Dikabarkan bahwa kemampuan buah merah menyembuhkan AIDS adalah karena
buah merah mengandung tokoferol dan betakaroten yang sangat tinggi.
Kedua kandungan ini berfungsi sebagai antioksidan dan dapat meningkatkan
sistem kekebalan tubuh. Tokoferol dan betakaroten akhirnya berkombinasi
untuk memecah asam amino yang dibutuhkan oleh virus penyebab AIDS, HIV,
sehingga virus tersebut tak dapat melangsungkan hidupnya.
2. Kanker dan Tumor
Khasiat lain buah merah adalah mengobati kanker dan tumor. Kanker dan
tumor tak diragukan lagi merupakan salah satu penyebab kematian
terbesar. Disebabkan oleh apa kanker dan tumor itu? Penyakit ini
disebabkan oleh ketidakteraturan hormon dalam tubuh yang menyebabkan
tumbuhnya daging di jaringan tubuh normal.
Buah merah dapat mengobati kanker karena kandungan tokoferolnya sangat
tinggi, yaitu mencapai 11.000 ppm dan betakarotennya mencapai 7.000 ppm.
Kedua senyawa ini berfungsi sebagai antioksidan dan meningkatkan sistem
kekebalan tubuh serta mencegah pembiakan sel-sel kanker.
3. Stroke dan Darah Tinggi
Stroke disebabkan oleh darah yang membeku dan penyempitan pembuluh
darah. Salah satu penyebab penyakit ini adalah darah tinggi. Tekanan
darah tinggi menyebabkan penggumpalan darah sehingga pembuluh darah
menyempit, akibatnya supplai darah berkurang. Lebih dari itu, pembuluh
darah bisa pecah. Penyakit ini, bila tidak menyebabkan kematian, dapat
menyebabkan kelumpuhan anggota badan.
Darah tinggi sendiri disebabkan oleh kerja jantung yang memompa darah
terlalu cepat. Hal ini salah satunya disebabkan oleh karena darah
kekurangan oksigen atau oksigen yang terlalu kental.
Buah merah mengandung tokoferol yang dapat mengencerkan darah dan
memperlancar sirkulasi darah sehingga kandungan oksigen dalam darah
menjadi normal.
4. Asam Urat
Asam urat dsebabkan karena terganggunya fungsi lever sehingga lever
memproduksi asam urat secara berlebihan. Asam urat akhirnya tertampung
di dalam ginjal menjadi batu dan dibawa ke ujung-ujung jari tangan dan
kaki serta mengumpul di sana.
Tokoferol dalam buah merah mengencerkan darah dan memperbaiki sistem
kerja lever. Sistem kerja lever, setelah diperbaiki, memproduksi kadar
asam urat yang normal.
5. Diabetes Mellitus (Kencing Manis)
Penyakit ini disebabkan karena kelenjar pankreas tidak mampu memproduksi
insulin dalam jumlah yang memadai. Akibatnya, kandungan gula dalam
darah meningkat.
Kandungan tokoferol dalam buah merah memperbaiki kerja pankreas sehingga
fungsi pankreas menjadi normal kembali.
6. Osteoporosis
Disebabkan pengeroposan tulang, osteoporosis disebabkan oleh kekurangan
kalsium. Penyakit ini umumnya menyerang mereka yang sudah berusia senja.
Buah merah kaya akan kalsium sehingga dapat mencegah dan mengobati
osteoporosis. Dalam 100 gram buah merah segar terkandung 54.000 miligram
kalsium.
7. Gangguan Mata
Kandungan betakaroten yang tinggi dalam buah merah dapat mengatasi
banyak jenis penyakit mata yang disebabkan kekurangan vitamin A.
Betakaroten diserap oleh tubuh dan diolah menjadi vitamin A.
8. Meningkatkan Kecerdasan
Kandungan omega 3 dan omega 6 dalam buah merah dapat merangsang daya
kerja otak dan meningkatkan kecerdasan. Oleh karena itu buah merah cocok
untuk dikonsumsi oleh anak-anak.
9. Meningkatkan Gairah dan Kesuburan
Buah merah, menurut mereka yang mengkonsumsinya, dapat membantu
meningkatkan gairah seksual kaum pria. Efek pengobatan bervariasi, ada
yang bereaksi setelah 15 menit meminumnya, ada juga yang setelah satu
atau dua jam meminumnya.
Vitamin E dalam buah merah membantu meningkatkan produksi sperma. Selain
itu, buah merah mengandung energi tinggi, yaitu 360 kalori.
Selain khasiat-khasiat yang telah disebutkan di atas, buah merah
dikabarkan dapat juga mengobati penyakit lambung, wasir, gangguan pada
paru-paru dan sebagainya.
Bagaimana proses kerja sari
buah merah dalam tubuh?
Proses kerja buah merah yaitu, betakaroten yang tinggi bermanfat sebagai
antioksidan yang mampu mem-blow-up perkembangan kanker atau
menonaktifkan pertumbuhan kanker melalui proses metabolisme. Berbagai
jurnal penelitian telah membuktikan bahwa betakaroten terbukti
bermanfaat sebagai obat kanker. Drs. I Made Budi Msc. sudah menguji ke
berbagai penyakit degeneratif lainnya seperti asam urat, kolesterol,
jantung, dan darah tinggi. Semua penyakit tersebut tidak sukar dibasmi
dengan sari buah merah. Dengan kata lain, betakaroten dan tokoferol
ibarat pemadam kebakaran.
Betakaroten berfungsi memperlambat berlangsungnya flek pada arteri
sehingga aliran darah ke jantung dan ke otak menjadi lancar tanpa
hambatan. Interaksinya dengan protein meningkatkan produksi antibodi.
Betakaroten meningkatkan jumlah sel-sel pembunuh alami dan memperbanyak
aktifitas sel-sel T helpers dan limfosit. Bertambahnya sel-sel pembunuh
alami menekan radikal bebas, senyawa karsinogen dan kehadiran sel
kanker. Jika antioksidan tersedia setiap saat dalam darah maka sel-sel
tubuh terlindungi dari kerusakan akibat radikal bebas. Peran buah merah
sebagai antikarsinogen semakin lengkap dengan kehadiran tokoferol.
Senyawa ini berperan dalam memperbaiki sistem kekebalan tubuh dan
mengurangi mobiditas dan mortalitas sel jaringan. Kolesterol dalam darah
pun dinetralisir. Buah merah juga mengandung omega 3 dan omega 9 dalam
dosis tinggi. Sebagai asam lemak tak jenuh, omega 3 dan omega 9 gampang
dicerna dan diserap sehingga memperlancar proses metabolisme.
Sari buah merah meluruhkan LDl (kolesterol yang menyebabkan penyumbatan
di pembuluh darah dan meningkatkan HDL (kolesterol yang memperlancar
peredaran darah) sehingga terjadi keseimbangan kolesterol dalam darah.
Lancarnya proses metabolisme sangat membantu proses penyembuhan
penyakit. Sebab, tubuh mendapat asupan protein yang mampu meningkatkan
daya tahan tubuh. Bahkan, dengan membaiknya proses metabolisme akan
sangat membantu hati meregenerasi sel-sel hati yang rusak akibat
hepatitis.
Puncak
Jayawijaya Dulunya Dasar Laut[
Bagi pendaki gunung, mendaki jajaran Pegunungan Jayawijaya adalah sebuah
impian. Betapa tidak, pada salah satu puncak pegunungan itu terdapat
titik tertinggi di Indonesia, yakni Carstensz Pyramide dengan ketinggian
4.884 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Jangan heran jika pendaki gunung papan atas kelas dunia selalu berlomba
untuk mendaki salah satu titik yang masuk dalam deretan tujuh puncak
benua tersebut. Apalagi dengan keberadaan salju abadi yang selalu
menyelimuti puncak itu, membuat hasrat kian menggebu untuk menggapainya.
Tetapi, siapa yang menyangka jika puncak bersalju itu dahulunya adalah
bagian dari dasar lautan yang sangat dalam!.Pulau Papua mulai terbentuk
pada 60 juta tahun yang lalu. Saat itu, pulau ini masih berada di dasar
laut yang terbentuk oleh bebatuan sedimen. Pengendapan intensif yang
berasal dari benua Australia dalam kurun waktu yang panjang menghasilkan
daratan baru yang kini bernama Papua. Saat itu, Papua masih menyatu
dengan Australia.
Keberadaan Pulau Papua saat ini, tidak bisa dilepaskan dari teori
geologi yang menyebutkan bahwa dunia ini hanya memiliki sebuah benua
yang bernama Pangea pada 250 juta tahun lalu. Pada kurun waktu 240 juta
hingga 65 juta tahun yang lalu, benua Pangea pecah menjadi dua dengan
membentuk benua Laurasia dan benua Eurasia, yang menjadi cikal bakal
pembentukan benua dan pegunungan yang saat ini ada di seluruh dunia.
Pada kurun waktu itu juga, benua Eurasia yang berada di belahan bumi
bagian selatan pecah kembali menjadi benua Gonwana yang di kemudian hari
akan menjadi daratan Amerika Selatan, Afrika, India, dan Australia.
Saat itu, benua Australia dengan benua-benua yang lain dipisahkan oleh
lautan. Di lautan bagian utara itulah batuan Pulau Papua mengendap yang
menjadi bagian dari Australia akan muncul di kemudian hari. Pengendapan
yang sangat intensif dari benua kanguru ini, akhirnya mengangkat sedimen
batu ke atas permukaan laut. Tentu saja proses pengangkatan ini
berdasarkan skala waktu geologi dengan kecepatan 2,5 km per juta tahun.
Proses ini masih ditambah oleh terjadinya tumbukan lempeng antara
lempeng Indo-Pasifik dengan Indo-Australia di dasar laut. Tumbukan
lempeng ini menghasilkan busur pulau, yang juga menjadi cikal bakal dari
pulau dan pegunungan di Papua.
Akhirnya proses pengangkatan yang terus-menerus akibat sedimentasi dan
disertai kejadian tektonik bawah laut, dalam kurun waktu jutaan tahun
menghasilkan pegunungan tinggi seperti yang bisa dilihat saat ini.
Bukti bahwa Pulau Papua beserta pegunungan tingginya pernah menjadi
bagian dari dasar laut yang dalam dapat dilihat dari fosil yang
tertinggal di bebatuan Jayawijaya.
Meski berada di ketinggian 4.800 mdpl, fosil kerang laut, misalnya,
dapat dilihat pada batuan gamping dan klastik yang terdapat di
Pegunungan Jayawijaya. Karena itu, selain menjadi surganya para pendaki,
Pegunungan Jayawijaya juga menjadi surganya para peneliti geologi
dunia.
Sementara terpisahnya daratan Australia dengan Papua oleh lautan berawal
dari berakhirnya zaman es yang terjadi pada 15.000 tahun yang lalu.
Mencairnya es menjadi lautan pada akhirnya memisahkan daratan Papua
dengan benua Australia.
Masih banyak rahasia bebatuan Jayawijaya yang belum tergali. Apalagi,
umur Pulau Papua ini masih dikategorikan muda sehingga proses
pengangkatan pulau masih terus berlangsung hingga saat ini. Ini juga
alasan dari penyebutan Papua New Guinea bagi Pulau Papua, yang artinya
adalah sebuah pulau yang masih baru.
Sementara keberadaan salju yang berada di beberapa puncak Jayawijaya,
diyakininya akan berangsur hilang seperti yang dialami Gunung
Kilimanjaro di Tanzania. Hilangnya satu-satunya salju yang dimiliki oleh
pegunungan di Indonesia itu disebabkan oleh perubahan iklim secara
global yang terjadi di daerah tropis.
Mengutip Dari Sumber :
http://id.wikipedia.org/wiki/Suku_Papua
http://www.kaskus.us/showthread.php?t=1680399
Pendapat Saya Tentang Suku Papua Ini Sungguh Luar Biasa,saya sebagai anak indonesia bangga mempunyai banyak suku yang beragam,darimulai adat,bahasa,kekayaan alam ,laut .. yang dari sabang sampai merauke,kaya akan budaya,dan bangsa indonesia ini juga terkenal dengan keramahan ,dan kita wajib melestarikan,karena dineara lain tidak ada yang mempunyai adat seperti kita.dengan adanya perbedaan ini saya berharap akan menjadi sebuah ajang warna yang saling melengkapi.(bhineka tunggal ika)berbeda-beda tetapi tetap satu jua.